Beranda > Curhat > BBM Naik, SBY Ingkar Janji?

BBM Naik, SBY Ingkar Janji?

Akhirnya BBM naik juga bukan? Tapi kalau memang harus dinaikkan kita sebagai rakyat mau apa lagi kecuali terpaksa harus menerima dengan “lapang dada”. Nggak ada pilihan dan nggak bisa nolak keputusan pemerintah ini. Rakyat terjepit. Kalau kata saya sih, rakyat itu umpama karpet merah yang selalu jadi penghias istana, enak dipandang mata tapi selalu diinjak-injak. hehehehe…. iya kan?

Celakanya, ada (calon) politikus yang ambil untung dengan keputusan Presiden SBY ini. Biasalah tahun depan kan Pilpres 2009. Mereka sudah mulai tebar pesona untuk “ambil hati” rakyat. Tuh kan, lagi-lagi rakyat yang dibawa. Dasar politikus busuk. Baunya dah mulai kecium ni. hihihi….

Ada pula yang coba mengait-ngaitkan bila kenaikan BBM jadi dilakakukan maka akan muncul kerusuhan seperti bulai Mei 98. Jahat bukan. Propaganda murahan….

Tapi baiklah, saya juga baru tahu kalau presiden SBY katanya pernah bikin janji kalau di tahun 2008 tidak ada kenaikan BBM. Menurut surat kabar gosip yang saya baca itu, presiden SBY pernah ngomong gitu setelah melantik KASAL baru Laksamana Madya Sumardjono di Istana Negara, hari Rabu 07/11/2007. Apakah betul? wah saya juga nggak tahu tuh, walaupun sebenarnya Mensesneg Hatta Rajasa sudah membantahnya.

Tapi ya sudahlah, bantah-membantah dalam dunia politik itu kan sudah biasa. Cuma saya mau nitip pesan satu saja. Karena pemerintah sekarang sudah kembali bikin kecewa rakyat miskin (ehemm… orang kayak kecewa nggak ya), ada baiknya buka dong lapangan kerja baru seluas luasnya. Biar raykat bisa kerja dan nggak jadi maling karena kepepet BBM naik.

Pusing….. !! Kenapa harus pusing. Emang ente nggak kerja? Tau ah gelapss…

Berita terkait :

  1. Mei 24, 2008 pukul 4:26 pm

    Salam
    Bener tuh satu imbas yang jelas buat rakyat dari kebijakan sang goverment adalah Pusiiiiiiing!! cawpe dech๐Ÿ™‚
    btw salam kenal ya.

  2. melatimoe
    Mei 24, 2008 pukul 6:48 pm

    Nahhhhh bang… SBY juga laki laki biasa…yang terkena jiwa inkar janji… upssssss
    Paling berasa sama yang penganguran seperti saya ni… kapan ya sby membuat kebijakan bagi para pengangguran agar di fasilitasi at least fasilitas untuk mempunyai kegiatan positive atau pengembangan bakat dgn cuma cuma.. ??? Indonesia…. mimpi oh mimpi…

  3. Mei 24, 2008 pukul 8:18 pm

    Jangan pernah capeh mas, karena perjuangan kita masih panjang.๐Ÿ™‚ kayak mo perang aja.

    lagi gelap ya? sama donk
    salam kenal

  4. Mei 25, 2008 pukul 10:01 am

    Terima kasih kunjungannya ya….ngomong-ngomong soal BBM, bukan saya membela Pemerintah….sayapun dibikin susah dengan harga-harga yang melambung, tapi pemerintah perlu menaikan harga BBM karena memang seharusnya demikian, apalagi kalau ternyata negara ini banyak hutang, bukan membebani hutang kepada rakyat, tapi bersama-sama dipikul…, banyaknya hutang pun karena ulah pemerintahan terdahulu ya gak ?
    O ya….Enaknya jadi pejuang wanita atau jadi wanita pejuang ? dua2nya dong, karena saya wanita..hehe..blognya saya link ya.
    Salam dari Jogja.

  5. Mei 25, 2008 pukul 12:20 pm

    Terima kasih mbak Listiana….. teruslah berjuang.

  6. Mei 25, 2008 pukul 12:49 pm

    mau apa lagi
    bagi saya, anggap saja ini ujian
    semoga ada nikmat lebih besar sesudah apa yang terjadi sekarang๐Ÿ™‚

  7. Imam Muslich
    Mei 25, 2008 pukul 7:54 pm

    Salam kenal Tanah Rencong

    Kebijakan berfikir terlihat dari analisis yang tajam. Apresiasi yang cukup bagus tentang kenaikan BBM (yang sudah naik). Tinggal back up dengan kajian dan referensi data yang valid dan reliabel.

  8. Mei 25, 2008 pukul 9:06 pm

    Tapi tulisan saya ini jangan dijadikan komoditas politik juga lho ya…๐Ÿ˜€

    http://alief.wordpress.com/2008/05/25/history-bbm-di-presidensbyinfo/

  9. Mei 26, 2008 pukul 10:11 am

    namanya juga cari-cari kesempatan kampanye colongan nyari simpati.. hihihihi

  10. Mei 26, 2008 pukul 12:49 pm

    BBM
    Bener2 Melonjak
    jadi
    Bener2 Mabok
    deh๐Ÿ˜€

  11. Mei 26, 2008 pukul 1:29 pm

    Dimana-mana bisanya suka nyari kambing hitam. Kasihan khan kambing hitam, udah hitam selalu jd yang dipersalahkan hehe…iya dech itu lah hidup apalagi dalam dunia politik. Kalo bicara Politik yang penting menang dan kalah, tapi kalo ngomong agama yang penting Benar dan Salah. Jadi ya memang semua itu pilihan.

  12. Mei 26, 2008 pukul 2:56 pm

    Naiknya BBM terbukti membuat orang Indonesia menjadi jauh lebih kreatif. Kapan hari saya liat Good Morning di TransTV dan di situ cerita panjang lebar soal bahan bakar pengganti minyak.. Ternyata ada banyak caranya lhooo…
    Yang namanya manusia, kalau kepepet itu bisa jadi dua kemungkinan:
    1. Positif –> jadi mikir gimana caranya untuk cari alternatif, ntah itu cari cara buat ganti BBM atau cari kerja sampingan
    2. Negatif –> ya jadi maling itu
    Mudah-mudahan lebih banyak yang positif timbang yang negatif yaa…
    –kunjungan balik, salam kenal… —

  13. Mei 27, 2008 pukul 8:58 pm

    Soal harga bbm ini benar2 jadi dilema. Harga gak dinaikin, cadangan devisa bisa habis utk subsidi bbm. Dinaikin, kita yg jadi habis.

  14. masseko
    Juni 4, 2008 pukul 8:22 am

    Ingkar janji menyangkut kebijaksanaan/hal-2 yg sulit direalisasikan, itu lumrah. Memang dulu serius saat mengucapkan?

    Jadi, lawan politik SBY mesti sadar diri. Toh mereka sama saja. Paling cuma pinter ngomong, bagi-2 sembako ala kadarnya dan uang recehan utk cari muka.

  15. vei
    Juni 4, 2008 pukul 10:53 am

    pintar” kita saja menyikapinya.. jangan biarkan kita dikalahkan materi.. cuma itu yang bisa aku bilang..๐Ÿ™‚

  16. sufimuda
    Juni 5, 2008 pukul 11:41 am

    ada lagu dangdut…
    kau yang berjanji kau yang mengingkari he7

  17. Juni 10, 2008 pukul 11:56 pm

    salam
    Ah itumah biasa, kan ngikutin cara2 playboy selalu mengungkapkan janji-janji palsu gituch loh๐Ÿ˜€ *nyambung ga ya*

  18. Nin
    Juni 23, 2008 pukul 11:47 am

    Tapi gak semua politikus busuk kan?

  19. Juni 24, 2008 pukul 2:23 pm

    Sepakat dengan Nin, insyaAllah masih ada politikus yang baik

  20. September 28, 2008 pukul 6:10 pm

    Mereka kerjanya hanya ngumbar janji dan yang lebih BODOH adalah kita sudah tau dari dulu kerjaan mereka tukang ingkar janji tapi tetap aja di percaya

  21. Oktober 6, 2008 pukul 11:09 pm

    rasanya ngga perlu saling menyalahkan,… dia juga dipilih oleh sebagian dari kita,… salam kenal semua

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: