Arsip untuk ‘Prosa’ Kategori
Surat Surat Buat Rosma (Bagian III)
Engkau yang dihati
Nestapa ini tak semestinya menghujamku
Mahligai itu sudah kita rencakan jauh hari
TapiĀ kini engkau membuatku terpuruk karena cinta
Engkau khianati janji
Engkau rusak mahligai itu
Bagai sampah yang berserakan
Dengan apa kupungut lagi
Jiwa yang iklas tak membiarkan orang lain tersiksa
Engkau patahkan batu pualan yang sudah terpahat indah
Buat apa selama ini kita bersama
Itukah tujuanmu dari semula
Kelak engkau akan menyesal
Entah kebahagian apa yang engkau cari
Akupun tak tahu jawabmu
Kekuranganku tak patut untuk kau hina
Namun Tuhan menyukai kejujuran
Tidak kemunafikan
Ingat, jangan paksa aku menerima
Karena tak mungkin kuterima
Engkau bahagia aku tersiksa
Aku tersiksa engkau tersenyum manis
Manismu itu mungkin kini menjadi racun bagiku
Sadarkah dengan apa yang telah engkau perbuat
Allah itu maha tahu
Allah itu mau melihat
Allah itu maha mendengar
Ya Allah engkau kembali menguji hambamu
Surat Surat Buat Rosma (Bagian II)
Rindu
Kenapa masih membisu
Engkau membuatku kedinginan
Tanpa selimut hatimu
Kemanakah aku mendekap
Karena hati tak mendusta
Menunggu kasih tersayang
Engkau membuatku menggigil
Sampai tak tahu harus bagaimana
Surat Surat Buat Rosma
Semestinya ia tak begitu
Tapi bukan harapan yang pudar
Hanya emosi yang terdesak
Ia masih memikirkan
Aku disini berdiri mematung
Memandang awan yang gelap
Disapu angin
Entah kemana ia pergi
Hanya selintas asa
Menghias mata
Semoga ia tak disapu angin
Terbawa awan
Sepucuk Surat
Akhirnya….
Kabar tak terduga itu tiba
Menghantarkan berita pilu
Menghujam jantungku
Tanpa sadar
Airmataku menetes pelan
Ada apa ini
Kenapa begini
Dia lari tanpa ada yang mengejar
Tak ada seorangpun tahu
Pergi begitu saja
Seperti disapu angin
Mungkinkah ini ketentuan Tuhan
Tapi akupun tak tahu
Ini sungguh berat
Oh jangan….
Tinggalkan sebuah Komentar
Tinggalkan sebuah Komentar
Komentar (1)






