Lebaran di Kampung, Liburan di Pulau Weh
Lebaran kali ini benar-benar begitu bermakna. Bisa kumpul dengan keluarga dikampung dan apalagi bersama anakku yang sudah besar.
Akhir tahun ini aku akan habiskan kembali di kampung karena studi S2 ku sudah selesai pada 29 Agustus 2009. Sekarang tinggal persiapan mengajar kembali ke kampus, ketemu dengan anak didikku.
Oya, setelah beberapa hari lebaran di kampung, aku bersama temen-temen sepakat melanjutkan liburan lebaran menuju Pulau Weh di Kota Sabang. Berenang dilautan biru sambil melihat ikan hias yang indah indah. Lalui diselingi dengan memancing. Asyik, bermalam di tenda dibawah gerimis hujan dan lalu bakar ikan hasil pancingan. Tapi sayang photo liburan ku disana belum bisa ku pasang sekarang. Mungkin dilain waktu….
Oya, walaupun telat akhir kata aku pengen ucapin selamat Lebaran 143o Hijriah. Mohon maaf lahir dan Batin. Wassalam
Surat Surat Buat Rosma (Bagian III)
Engkau yang dihati
Nestapa ini tak semestinya menghujamku
Mahligai itu sudah kita rencakan jauh hari
Tapi kini engkau membuatku terpuruk karena cinta
Engkau khianati janji
Engkau rusak mahligai itu
Bagai sampah yang berserakan
Dengan apa kupungut lagi
Jiwa yang iklas tak membiarkan orang lain tersiksa
Engkau patahkan batu pualan yang sudah terpahat indah
Buat apa selama ini kita bersama
Itukah tujuanmu dari semula
Kelak engkau akan menyesal
Entah kebahagian apa yang engkau cari
Akupun tak tahu jawabmu
Kekuranganku tak patut untuk kau hina
Namun Tuhan menyukai kejujuran
Tidak kemunafikan
Ingat, jangan paksa aku menerima
Karena tak mungkin kuterima
Engkau bahagia aku tersiksa
Aku tersiksa engkau tersenyum manis
Manismu itu mungkin kini menjadi racun bagiku
Sadarkah dengan apa yang telah engkau perbuat
Allah itu maha tahu
Allah itu mau melihat
Allah itu maha mendengar
Ya Allah engkau kembali menguji hambamu
Back to kampong
Alhamdulilah, setelah mengikuti prosesi wisuda S2 tgl 29 Agustus 2009 di Balairung UI Depok. Dengan langkah singap kini aku sudah berada di kampung halamanku di Matangglumpangdua. Menaiki pesawat Garuda B737-800 NG dari Cengkareng dan mendarat jam 10 pagi di Polonia Medan.
Perjalanan ke rumah menghabiskan waktu 7 jam, kulanjutkan dengan menaiki bis sampai di kota tujuan Matangglumpangdua (Bireuen). Begitu sampai di rumah disambut dengan suasana mati lampu. Ini yang bikin aku kegerahan. Iya memang panas banget.
Bak mengobati rindu, aku bisa ketemuan lagi dengan si buah hati setelah delapan bulan aku tinggal demi menyelesaikan studi S2 Ilmu Komunikasi di UI. Alhamdulillah, terima kasih ya Allah. Anakku tumbuh sehat dan cerdas. Dia masih ingat aku dan begitu melihat aku dia mendekat mencium tanganku.
Yah, begitulah, pulang kampung sambil menikmati ramadhan dan bisa melepas kangen dengan anakku.
Akhirul kalam, kuucapkan selamat menjalankan ibadah puasa ramadhan.
Aku lulus…..
Berbuah penantian selama tiga tahun untuk menyelesaikan kuliah di Pascasarjana Ilmu Komunikasi UI, akhirnya aku dinyatakan lulus pada sidang hari Selasa 7 Juli 2009 Jam 19.30 WIB.
Perasaan lelah dan bercampur senang seakan mengobati kemalasan yang menghinggapi ketika saat-saat menulis tesis. Puji syukur pada Allah SWT semua bisa terlewati. Bagaimana tidak berat, ditinggal istri karena meninggal saat melahirkan. Ditambah anak yang masih merah tak tumbuh bersama ku selama ku menempuh studi di Jakarta. Apalagi saat harus menyelesaikan tesis, laptop mungil kesayanganku hilang di gondol maling di mesjid kampus UI Salemba saat shalat Magrib.
Terima kasih buat keluarga, almarhumah istri tercinta, anakku serta teman-teman semuanya.
Aku senang sekali bisa menyelesaikan S2. Kini bertambah lagi gelar M.Si di belakang namaku. Dan pulang kembali ke Aceh berbakti di kampus Universitas Malikussaleh Lhokseumawe.
Hidup adalah perjuangan, bak mata air yang terus mengalir.
Liburan di Bandung
Keep bandung beautiful euy….
Horeee…. liburan lagi di Bandung. Semenjak menetap di Jakarta tahun 2006 sampai sekarang, boleh dikata kota Bandung jarang kusinggahi. Tapi kali ini sambil menunggu jadwal sidang tesis ada baiknya buang penat dulu ke kota yang pernah kutinggali di tahun 1993-2003. Kebetulan ortu lagi liburan di Bandung ngehadiri sunatan cucunya.
Bandung emang beda, macet, ditambah ketidakteraturan pedagang kali lima. Apalagi jumlah kampus semakin berkembang. Tapi yang belum berubah, kalau naik angkot tetap ada pemandangan cewek cantik, hahaha….. Hidup Bandung!
Hmmm…. sambil nulis ni blog, pikiranku bernostaligia sewaktu jadi mahasiswa di FIKOM Unisba. Ingat temen-temen sekampus.
Huhh…. Bandung. Begitu indah untuk dilupakan.
Selamat liburan….
Salam
Komentar (2)
Tinggalkan sebuah Komentar
Komentar (2)






